Belajar membaca lafadz-lafadz Al-Qur’an sesuai dengan tuntunan ilmu tajwid untuk mencapai bacaan yang tartil secara mudah, tepat, dan menyenangkan menggunakan metode Alif Laam Miim.
“Dari Abdullah Bin Mas’ud RA, berkata Rasullah SAW bersabda : Barang siapa yang membaca satu huruf dari Al-Qur’an maka baginya kebaikan sepuluh kali lipat, aku tidak mengatakan Alif Lam Mim satu huruf akan tetapi Alif satu huruf, Lam satu huruf, Mim satu huruf.”
(Shahih HR.Tirmidzi)
” Diantara alasan membaca Al-Qur’an harus bertajwid adalah agar terhindar dari kesalahan baca yang bisa merubah arti atau tidak merubah arti.”
Kesalahan yang merubah arti :
Kesalahan baris/harokat (Fathah, kasroh, dlomah dan sukun)
Kesalahan baris bisa menyebabkan perubahan ma’na dari pada kata atau kalimat pada ayat Al-Qur’an yg dibaca.
Metode Alif Laam Miim adalah cara belajar membaca lafadz-lafadz Al-Qur’an sesuai dengan tuntunan ilmu tajwid untuk mencapai bacaan yang tartil secara mudah, tepat, dan menyenangkan. Metode ini lahir sebagai jawaban atas banyaknya orang yang kurang mampu membaca lafadz-lafadz Al-Qur’an secara baik dan benar, sebagaimana yang diajarkan dalam ilmu tajwid. Metode ini disusun oleh Moh. Najib Zaini sejak tahun 1990-an akhir, namun baru diluncurkan oleh Bait Ahlil Qur’an pada akhir tahun 2006 karena padatnya kegiatan yang dilaksanakan.



Ruko Cendana, Jl. Taman Seruni IV Blok 05 No. 8, Taman Galaxy – Kota Bekasi, 17147
Jasa Pembuatan Website & SEO Oleh : ModifikatorWebsite.com